SARMI, SARMINEWS.COM — Usai mengunjungi bangunan pasar yang telah terbengkalai selama bertahun-tahun dan direncanakan ke depan akan difungsikan sebagai Pasar Mama Papua dan pasar ikan, Wakil Bupati Sarmi, Hj. Jumriati, S.H, menyempatkan diri menyapa mama-mama Papua yang berjualan di pinggir jalan, Pasar Sore Kampung Sarmo, Selasa (1/8/2026).

Tanpa banyak kata, melalui aksi spontanitas, Wakil Bupati langsung menghampiri meja-meja jualan dan melihat berbagai dagangan yang dijajakan oleh mama-mama Papua. Ia kemudian memborong sejumlah dagangan yang tersedia sebagai bentuk perhatian sekaligus dukungan nyata terhadap masyarakat kecil yang menggantungkan kehidupan dari hasil jualan mereka.
Sapaan hangat Wakil Bupati di tengah aktivitas masyarakat tersebut disambut baik oleh para mama Papua. Suasana pun berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. Hj. Jumriati terlihat berbincang langsung dengan para pedagang sambil menanyakan satu per satu komoditas yang mereka jual.
Berbagai hasil bumi dan makanan lokal yang tersedia di pinggiran jalan hingga meja jualan tersebut menjadi perhatian Wakil Bupati. Baginya, apa yang dijual oleh mama-mama Papua bukan sekadar dagangan, tetapi merupakan hasil kerja keras masyarakat yang perlu mendapat dukungan dari pemerintah.

Aksi memborong dagangan tersebut juga menjadi bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap penguatan ekonomi rakyat, khususnya mama-mama Papua. Dengan membeli langsung hasil jualan mereka, pemerintah menunjukkan bahwa keberadaan pedagang kecil dan pelaku usaha lokal memiliki tempat penting dalam pembangunan ekonomi di Kabupaten Sarmi.
Kunjungan itu sekaligus memperkuat rencana pemerintah untuk menata kembali kawasan pasar yang selama ini terbengkalai. Bangunan pasar tersebut direncanakan akan dikembangkan menjadi Pasar Mama Papua dan pasar ikan, sehingga ke depan para pedagang diharapkan memiliki tempat yang lebih layak, aman, dan tertata untuk menjalankan aktivitas ekonomi.
Wakil Bupati Hj. Jumriati menegaskan pentingnya membangun ekonomi daerah yang berpihak kepada masyarakat. Ia berharap keberadaan pasar yang nantinya ditata dan dikembangkan dapat menjadi ruang bagi mama-mama Papua untuk memasarkan hasil kebun, makanan lokal, maupun berbagai komoditas lainnya, sekaligus menjadi salah satu penggerak ekonomi rakyat di Kabupaten Sarmi.(*)
Penulis : Anderson Esris /Admin : Rahmat






