SARMI, SARMINEWS.COM– Kepala Kantor Regional IX Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jayapura, Nur Hasan, S.Sos., M.Adm., menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi CASN bagi tenaga honorer daerah eks TH-K2 tahap II tahun 2026 merupakan tahapan penting yang harus dijalani peserta dengan penuh keseriusan, disiplin, dan integritas.

Pesan tersebut disampaikan Nur Hasan saat hadir dalam pelaksanaan seleksi CASN formasi tahun 2021 bagi honorer daerah eks TH-K2 di Kabupaten Sarmi, Sabtu (5/9/2026). Sebanyak 34 peserta mengikuti tahapan seleksi yang menjadi bagian dari proses pengadaan CASN formasi khusus tahun 2021 tersebut.
Nur Hasan mengingatkan peserta agar tidak hanya mengandalkan kemampuan, tetapi juga memperkuat ikhtiar dan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Menurutnya, setiap usaha harus dilakukan secara maksimal, namun hasil akhirnya tetap harus diserahkan kepada Tuhan. Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti proses seleksi dengan sungguh-sungguh dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan.
Ia juga mengajak peserta mempersiapkan diri untuk menjadi bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Sarmi apabila nantinya dinyatakan lulus dan diangkat sebagai aparatur sipil negara. Menurutnya, ASN bukanlah profesi untuk dilayani, melainkan memiliki tugas utama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kalau nanti bapak dan ibu mempunyai rezeki dan lolos menjadi aparatur sipil negara, tanamkan komitmen untuk menjadi ASN yang melayani. Tugas utama ASN adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bukan sebaliknya masyarakat yang melayani ASN,” tegas Nur Hasan.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa status sebagai ASN membawa konsekuensi berupa kewajiban dan aturan yang harus dipatuhi. Disiplin waktu, pelaksanaan tugas, kepatuhan terhadap ketentuan pemerintah, serta tanggung jawab terhadap pekerjaan merupakan bagian yang tidak dapat ditawar. Pelanggaran terhadap kewajiban tersebut dapat berujung pada pemberian sanksi sesuai aturan yang berlaku.
Nur Hasan meminta peserta membangun komitmen sejak dini untuk mengabdi kepada bangsa dan negara serta masyarakat Kabupaten Sarmi. Ia menekankan bahwa masyarakat membutuhkan kinerja nyata ASN melalui pelayanan dan pekerjaan yang memberikan manfaat. Karena itu, peserta diminta tidak mudah mengeluh atau mempersoalkan hasil selama proses seleksi berlangsung.
“Orang sukses adalah orang yang melewati proses, bukan protes. Tunjukkan bahwa bapak dan ibu memiliki kapasitas untuk menjadi aparatur sipil negara,” ujarnya, sembari meminta peserta tetap percaya pada kemampuan diri sendiri dan mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan.
Selain kemampuan, Nur Hasan menempatkan disiplin dan saling menghargai sebagai fondasi penting seorang ASN. Ia berharap peserta yang nantinya lolos mampu menunjukkan perubahan sikap, mematuhi pimpinan, menghargai sesama, serta memiliki komitmen kuat kepada bangsa dan negara. Kehadirannya di Kabupaten Sarmi, kata dia, juga untuk memastikan seluruh sisa proses formasi khusus tahun 2021 dapat dituntaskan dengan baik. Ia meminta seluruh 34 peserta yang hadir mengikuti tahapan seleksi secara tertib agar proses tersebut dapat berjalan hingga selesai tanpa menyisakan persoalan. (*)
Penulis : Anderson Esris /Admin : Rahmat






